Salah Ukur, Salah Arah
Live Q&A: Membedah KPI yang Diam-diam Membunuh Profit Anda
Webinar Live + Sesi Tanya Jawab bersama Coach M. Firman Prayogi (Selasa, 15 September 2026) • (13.30 – 14.30 WIB )• Via Zoom • GRATIS
[ DAFTAR SEKARANG — GRATIS ]
PEMBUKA
Ada yang lebih berbahaya daripada tidak punya KPI sama sekali.
Yaitu punya KPI yang salah — lalu seluruh tim mengejarnya dengan sungguh-sungguh.
Karena ketika Anda memasang sebuah angka dan mengaitkannya dengan penilaian, bonus, atau reputasi seseorang, orang itu akan mencapainya. Pertanyaannya bukan apakah tercapai. Pertanyaannya:
Apa yang mereka korbankan untuk mencapainya?
Perhatikan pola-pola ini. Kemungkinan besar minimal satu sedang terjadi di perusahaan Anda saat ini:
- Tim sales dikejar omzet. Omzet naik. Caranya? Diskon. Margin Anda yang membayar.
- Produksi dikejar output. Output naik. Barangnya menumpuk di gudang. Kas Anda tertahan di sana.
- Purchasing dikejar harga termurah. Harga beli turun. Kualitas ikut turun. Biaya perbaikan dan komplain naik.
- Customer service dikejar kecepatan menutup tiket. Tiket cepat ditutup. Masalah pelanggan tidak selesai. Pelanggan pergi diam-diam.
Setiap KPI di atas tercapai. Setiap divisi terlihat berprestasi. Dan laba perusahaan tetap tergerus.
Ini bukan soal karyawan yang nakal. Ini soal sistem pengukuran yang menghadiahi perilaku yang salah.
Di sesi ini kita bedah satu per satu.
YANG AKAN DIBAHAS
- Hukum Dasar yang Sering Dilupakan Pemilik Bisnis Begitu sebuah angka dijadikan target, angka itu berhenti menjadi ukuran yang jujur. Konsekuensinya terhadap cara Anda mendesain KPI.
- Enam Pola KPI yang Merusak Profit Katalog pola kegagalan yang paling sering ditemukan di lapangan Indonesia — lengkap dengan bagaimana mengenalinya dari laporan bulanan Anda sendiri.
- KPI yang Saling Bertabrakan Antar-Divisi Ketika KPI sales, produksi, dan keuangan tidak sinkron, perusahaan Anda berperang melawan dirinya sendiri. Cara mendeteksi dan menyelesaikannya.
- KPI Pengaman: Cara Memasang Rem pada Target Anda Setiap KPI yang mendorong ke satu arah butuh angka pengimbang. Prinsip memasangnya tanpa membuat sistem menjadi rumit.
- Live Q&A — Bedah Kasus Peserta Bawa KPI perusahaan Anda. Coach Tom akan menunjukkan mana yang berpotensi merusak dan apa penggantinya.
COCOK UNTUK ANDA JIKA
- Omzet Anda naik tapi laba tidak ikut naik — atau justru turun
- Divisi-divisi di perusahaan Anda sering berkonflik soal target
- Anda curiga tim Anda “mengejar angka” dengan cara yang merugikan jangka panjang
- Anda sudah punya sistem KPI dan ingin tahu apakah sistem itu membantu atau justru merugikan
- Anda sedang mengaitkan KPI dengan bonus dan ingin memastikan tidak salah pasang
PEMBICARA
- Coach M. Firman Prayogi
DETAIL ACARA
| Hari/Tanggal | Selasa, 15 September 2026 |
| Waktu | [13.30-14.30] WIB (-+ 60 menit) |
| Platform | Zoom (link dikirim setelah pendaftaran) |
| Biaya | GRATIS |
| Kuota | Terbatas 500 peserta |
[ AMANKAN KURSI SAYA — GRATIS ]
FAQ
Apa bedanya dengan webinar “KPI Hijau, Profit Merah”? Sesi itu membahas KPI yang tidak menghasilkan — angka yang rajin dilaporkan tapi tidak menggerakkan uang. Sesi ini membahas KPI yang aktif merusak — angka yang justru mendorong tim Anda melakukan hal yang menggerus laba. Keduanya berdiri sendiri; tidak wajib ikut yang satu untuk memahami yang lain.
Perlukah saya ikut keduanya? Tidak wajib. Tapi jika Anda sedang merombak sistem kinerja perusahaan, dua sesi ini melengkapi satu sama lain: yang pertama soal salah memilih angka, yang kedua soal salah mendesain konsekuensinya.
Saya belum punya sistem KPI formal. Masih relevan? Relevan — justru lebih baik. Anda akan tahu jebakan apa yang harus dihindari sebelum sistemnya dibangun, bukan setelah terlanjur berjalan.
Bisa bawa kasus perusahaan saya? Sangat disarankan. Siapkan KPI divisi yang paling Anda ragukan.
Apakah ini sesi jualan? Ini sesi edukasi dan tanya jawab. Di akhir sesi kami akan menginformasikan program lanjutan bagi yang ingin mendalami, tanpa kewajiban apa pun.
DISCLAIMER
Webinar dan workshop Top Coach Indonesia tidak menjamin kesuksesan untuk semua orang. Hasil akan berbeda untuk setiap peserta, tergantung banyak faktor — termasuk namun tidak terbatas pada kerja keras, konsistensi, latar belakang, pengalaman, dan komitmen Anda.
